“Mengapa engkau terus menangis?” Diana melepaskan kedua tangannya yang menutupi hampir seluruh wajahnya. Mengadahkan kepalanya sedikit. ...

Fauzia masih terus menunduk. Menelungkupkan lututnya dan memeluknya erat-erat. Ketika kesedihan paling larut menimpa, biasanya ia akan memel...

Dairy masih terus berlari. Terusan gaun putih berhias mutiara-mutiara peraknya seakan menyapu jalan mengikuti gerak langkah kedua kakiny...

“Dian, mau dansa nggak?”             Dian menoleh, di sampingnya berdiri seorang pria memakai setelan kemeja putih polos dan celana ...

The holiday is coming! Jadi nggak ada alasan sibuk lagi untuk ke toko buku. Well, bedanya kali ini gue nggak ke lantai 3 Gramedia Matram...