Belum Tepat

"Jadi, menurut kamu?”


"Jadi, menurut kamu?”

Pria itu akhirnya buka suara setelah hampir 30 menit bergelut dalam keheningan. 
“Hm? Menurutku gimana?”
Gadis itu menoleh, bertanya balik dengan raut bingung.

“Ya.. Gimana kalo kita pacaran aja? I like you


Si pria balik menatap gadis tersebut. Tertegun dengan lesung pipi yang membuatnya semakin manis dan acap kali terlihat bahkan ketika ia belum menarik bibirnya. Mata cokelat gelapnya yang teduh, serta helai rambut panjangnya yang kadang tersapu angin kecil. Cantik. Ia lalu kembali ke posisi awal. Keduanya duduk di hamparan rumput dengan memeluk kaki masing-masing, setengah bersandar ke bebatuan yang diselimuti dedaunan tipis. Sesekali kepala mereka mengadah ke langit malam, memanjakan mata dengan memandang ratusan bintang yang memamerkan diri. Mencoba mengalihkan tiap pasang mata yang ada untuk terus memperhatikan.

Gadis itu kemudian tertawa kecil, “Apa yang kamu suka dari aku?”

I don’t know, but I guess.. Mostly it’s about your personality

Well.. I don’t have a good personality

I’m not asking for a good personality. I met yours, and I love it
Mereka serempak bertatapan. Lalu si gadis memecah keheningan, mencoba menunjuk gemas pria berkali-kali dengan telunjuk tangan kanannya. 

“Kamu.. Sejak kapan jadi gombal gini, sih?”

“Hah? Aku nggak biasanya gombal sih..” Pria itu membetulkan letak kacamata yang sedikit turun di hidungnya, nampak kebingungan

...... “Oh, ini flirting ya jatuhnya?”, tanyanya setelah diam sebentar sembari mengernyitkan alis dengan wajah polos.

“Nah, kan!” Gadis itu memalingkan wajah ke sekitarnya dengan mendengus sebal, namun tertawa renyah setelahnya.

 “Kamu ini tuh cuma pura-pura lupa aja selama ini kamu flirting dengan banyak cewek di luar sana. Pake ngaku-ngaku nggak biasa gombal lagi”

Si pria ikut tertawa, malu sedikit. Kala itu pukul 11 malam dan udara dingin makin menusuk kulit, tak peduli seberapa rasa dan gelak tawa kedua manusia ini mencoba menghangat. 

....“No, I’m kidding. I’m not that guy. I’m not good in making love poems or telling you that I love you, telling you how beautiful and adorable you are, well, even though you are

Si gadis terkesiap, mencoba melirik si pria dengan bola mata yang diarahkannya dalam-dalam ke sisi kiri, tapi tidak sampai menoleh. Ada debaran yang mulai meriuh di dadanya. Gadis itu menunduk, terlihat sedikit berpikir agak lama kemudian menggeleng sembari tersenyum, bahunya bergetar pelan.

I don’t know”, pecahnya sembari mengadahkan wajah dan menoleh.

What? What you don’t know?

I don’t know what answer should I give you.. You know.. The feeling.. When you have to answer the questions you haven’t prepared for

“I don’t prepare myself to fall in love with you”

“Fab..” si gadis menghela nafasnya, terpaku dengan jawaban yang baru saja ia dengar.

Pria itu membuang nafas pelan. Menganggukan kepala kemudian menggaruk hidungnya yang tiba-tiba terasa gatal. Ia kembali buka suara.

I guess you just don’t know the right time to tell me. To answer the question”  ....“It’s just about “when”, right?” Tanyanya dengan mengernyitkan alis.

“Iya, ya?” gadis itu bertanya balik. Ia melihat si pria mengangguk dengan memberikan tatapan lembutnya. Ia terpaku selama beberapa detik, karena sebenarnya mata teduh si pria memang menjadi favoritnya sejak beberapa bulan yang lalu. Gadis itu pun menghembuskan nafas berat.

Fab, I’m sorry I dissapointed you”, ia melingkarkan rambut ke belakang telinganya. Mencoba menjelaskan. .....“I’m confused

Yeah, you’re confusing” jawab pria itu dengan cepat.

What?!" si Gadis balik menyunggingkan senyum kecil.

It’s okay. Jangan bingung, nggak usah buru-buru. Aku nanya ke kamu gini juga perlu waktu. The choice is still yours, but all you need to know is I still like you the same since the day one”

Mereka saling menatap. Lalu memalingkan wajahnya masing-masing, si pria tersipu malu dan tak menyangka bisa mengutarakan perasaannya, sementara si gadis menggigit bibirnya karena sangking gemasnya. Tapi kemudian si gadis merenung, meratapi hamparan rumput di sekelilingnya. Ia lupa masih ada banyak hal yang harus diselesaikan.





Pict source: Google.com

You Might Also Like

0 comments